Indonesiabicaranews.id, Lampung Utara – Permasalahan sampah kembali menjadi perhatian di wilayah Kotabumi. Tumpukan sampah terlihat di beberapa titik, termasuk di depan Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) serta di sekitar Jembatan Sindang Sari.
Di ruas jalan seberang kampus UMKO, sampah rumah tangga seperti plastik, sisa makanan, hingga limbah lainnya tampak menumpuk di bahu jalan. Kondisi ini dikeluhkan pengguna jalan, khususnya mahasiswa yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.
Selain itu, di area Jembatan Sindang Sari, tumpukan sampah juga ditemukan di dekat aliran sungai. Saat hujan, limbah tersebut berpotensi terbawa ke sungai, sementara pada kondisi panas menimbulkan bau tidak sedap yang dirasakan warga sekitar.
Fenomena ini bukan pertama kali terjadi. Beberapa titik lain di Kotabumi sebelumnya juga dilaporkan mengalami hal serupa, seperti di wilayah Kotabumi Ilir, Jalan Pahlawan, sekitar perkantoran, hingga area fasilitas umum lainnya.
Sejumlah warga menilai persoalan ini menunjukkan perlunya penanganan yang lebih konsisten dan menyeluruh, baik dari sisi pengangkutan sampah maupun kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya.
Selain berdampak pada kenyamanan, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan dan pencemaran lingkungan, terutama jika sampah masuk ke aliran sungai.
Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pihak terkait, seperti peningkatan frekuensi pengangkutan sampah, pengawasan di titik rawan, serta penegakan aturan terhadap pembuangan sampah sembarangan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penanganan di lokasi-lokasi tersebut.
(Red)