Indonesiabicaranews.id, Pesawaran, Lampung — Warga Dusun Tanjung Rahayu, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, mengeluhkan kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah hingga hampir menyentuh tanah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Peristiwa tersebut diketahui pada Kamis, 14 Mei 2026. Kabel yang melintang di jalur warga itu disebut mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pejalan kaki maupun pengendara yang melintas di lokasi.
Salah seorang warga, Siti (45), mengaku merasa khawatir setiap kali melewati area tersebut, terlebih saat malam hari atau ketika hujan turun.
“Kami takut saat melintas, apalagi kalau malam atau hujan, kabelnya tidak terlihat jelas. Anak-anak juga kami larang bermain di sekitar situ karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Iwan, warga lainnya. Ia menilai kondisi kabel tersebut berpotensi membahayakan, khususnya bagi kendaraan dengan dimensi tinggi seperti truk.
“Kabel itu sangat rendah dan berbahaya. Kalau ada kendaraan tinggi lewat bisa tersangkut. Kami berharap ada penanganan segera dari pihak terkait,” katanya.
Warga setempat berharap adanya perhatian dan tindakan cepat dari instansi berwenang, mengingat lokasi kabel berada di jalur yang cukup ramai dilalui masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian, pada Kamis siang sekitar pukul 13.30 WIB, anggota Tim Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Pesawaran telah mencoba menghubungi pihak layanan pengaduan PLN melalui aplikasi WhatsApp. Dalam pesan tersebut disampaikan kondisi kabel serta aspirasi warga.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai penanganan kabel tersebut.
Warga berharap adanya respons dan tindak lanjut secepatnya guna mengantisipasi risiko yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
(Tim PPWI)