Pria 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Indonesiabicaranews.id, Pringsewu – Seorang pria bernama Dede bin Rahman (54), warga RT 01 RW 03, Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Rabu (4/3/2026) malam.
Korban ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB di kediamannya dalam posisi telungkup di depan pintu toilet. Penemuan tersebut bermula ketika saksi Andri Lesmana (38), warga setempat, menerima telepon dari ibunya yang meminta agar mengecek kondisi korban. Sejak pagi hari, korban diketahui tidak membuka toko pakaian milik keluarganya dan pada sore hari juga tidak datang mengambil makanan untuk berbuka puasa.

Sekitar pukul 21.00 WIB, saksi mendatangi rumah korban dan memanggilnya, namun tidak mendapat respons. Dengan disaksikan warga sekitar, saksi kemudian mendobrak pintu ruang tamu dan masuk ke dalam rumah. Korban ditemukan dalam kondisi terjatuh dan tidak bergerak. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada jamaah Masjid Mambaul Ulum dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Petugas Polsek Pringsewu Kota bersama tim medis UPTD Puskesmas Rejosari segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan luka benturan di punggung kiri yang diduga akibat terbentur kusen kayu, serta luka di pelipis mata kiri akibat benturan saat terjatuh. Petugas juga mendapati cairan darah bercampur dahak dari hidung korban yang diduga menyebabkan penyumbatan saluran pernapasan.

Korban diketahui sudah dalam kondisi kaku dan diperkirakan meninggal dunia lebih dari tujuh jam sebelum ditemukan. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun adanya barang yang hilang di dalam rumah.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu helai kaos warna kuning, satu celana pendek warna abu-abu, satu unit telepon genggam merek Redmi, serta satu kantong plastik berisi beberapa jenis obat.

Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban memiliki riwayat penyakit, di antaranya diabetes serta keluhan perut membesar dan nyeri perut dalam beberapa waktu terakhir. Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut selama kurang lebih dua tahun terakhirterakhir

Sekitar pukul 23.00 WIB, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menempuh jalur hukum.

Meski indikasi awal mengarah pada peristiwa kecelakaan dan faktor kesehatan, pihak kepolisian menyatakan tetap akan melakukan langkah-langkah penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk pengumpulan bahan keterangan dan pemeriksaan terhadap keluarga.

(Red) 
Lebih baru Lebih lama